Prajurit Yonif 700/Wira Yudha Cakti Bangun Kembali Honai di Kampung Gome, Papua

Header Menu


Prajurit Yonif 700/Wira Yudha Cakti Bangun Kembali Honai di Kampung Gome, Papua

Sabtu, 28 Juni 2025


GOME, KABUPATEN PUNCAK –  Di tengah cuaca mendung pegunungan Papua, prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) menunjukkan dedikasi mereka dengan membantu membangun kembali honai milik Bapak Pindanius Tabuni, tokoh masyarakat di Kampung Gome, Distrik Gome.  Sabtu, 28/6/2025.


Kegiatan Bhakti TNI ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol nyata kehadiran negara dalam menjaga dan melestarikan budaya Papua.

 

Para prajurit bahu-membahu bersama warga setempat, mengangkat alang-alang, menyusun jerami, dan menata kembali rumah adat tradisional Papua tersebut.  


Sertu Ismail, yang memimpin kegiatan, menekankan pentingnya honai sebagai jantung budaya Papua dan kebanggaan dalam membantu melestarikannya.  


"Honai bukan sekadar rumah, tapi jantung budaya. Ini warisan bangsa, dan kami bangga bisa membantu menjaganya," ujarnya.

 

Lettu Inf Na’im Aryo, Danpos Gome, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan esensi kehadiran TNI di wilayah tersebut.  


"Membangun honai berarti membangun jembatan hati antara prajurit dan rakyat. Dan bagi kami, itu jauh lebih penting dari sekadar tugas," jelasnya.

 

Bapak Pindanius Tabuni, pemilik honai, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas bantuan yang diberikan. 


"Saya sangat bersyukur. Honai ini bukan cuma tempat tinggal, tapi tempat kami bercerita, berkumpul, dan menjaga adat. TNI sudah seperti saudara, datang bantu tanpa pamrih," ucapnya.

 

Pembangunan honai ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat Papua dalam menjaga kelestarian budaya dan memperkuat tali persaudaraan.  


Kehadiran prajurit Yonif 700/WYC tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelindung dan pelestari adat istiadat Papua. (Aris)